Tips Mencegah Cacingan pada Anak


Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 270 juta anak usia pra sekolah dan lebih dari 600 anak usia sekolah tinggal di wilayah dengan sanitasi tidak bersih. Kondisi ini pun bisa meningkat risiko cacing berkembang biak lebih cepat.

Head of Medical Affairs, PT Johnson&Johnson, dr Rospita Dian menjelaskan, gejala yang ditunjukkan dari penyakit cacingan tidak khas. Biasanya penderita akan mengalami penurunan nafsu makan, diare hingga sulit konsentrasi. Oleh karena itu, penting untuk menjalani pola hidup bersih dan sehat.

Meski demikian, cacingan bisa dihindari dengan mudah melalui menjalankan pola hidup sehat. Hal ini bisa dimulai dengan menjaga kebersihan sanitasi seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, menggunting kuku, perilaku jamban sehat hingga konsumsi air bersih.

"Pemerintah melalui Kemenkes telah menyiapkan program pengendalian kecacingan di Indonesia, di mana sasarannya adalah anak sekolah dasar dan balita. Mengingat pada usia tersebut, dampak yang ditimbulkan akibat cacingan akan merugikan pertumbuhan fisik dan mental," papar dr Rospita Dian di Jakarta.

Selain itu, dr Rospita juga menyarankan untuk selalu menggunakan alas kaki. Pastikan juga hindari kontak langsung dengan tanah dan air keruh. Pasalnya, tidak menggunakan alas kaki menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit cacing dan cacing tambang bisa menembus kulit manusia.

"Cara pencegahan lainnya yaitu konsumsi obat cacing selama satu tahun sekali secara rutin," pungkasnya. (Sindonews)