Cara Mengajari Anak Berhitung dengan Menyenangkan



Duniaanak - Tahukah Anda ternyata anak usia balita sudah mulai tertarik belajar berhitung? Biasanya, dia akan menghitung benda-benda di sekitarnya dan mulai penasaran mempelajari angka. Namun sebaiknya, Anda tidak perlu memaksakan si kecil untuk belajar materi yang terlalu rumit, ya!

Lalu bagaimana cara mengajari anak berhitung yang sederhana? Yuk, simak tips-tipsnya di sini!

Melansir situs Penn State Extension, di usia dua atau tiga tahun, anak sebenarnya sudah bisa berhitung.

Mereka biasanya sudah bisa diajari tentang kuantitas benda.

Mulailah dari cara yang paling mudah dalam mengajari anak berhitung agar ia tidak merasa kesulitan.

Berikut cara mengajari anak berhitung yang mungkin bisa Anda coba:

1. Menghitung anak tangga

Semakin cepat Anda membiasakan anak berhitung, akan semakin mudah ia beradaptasi dengan pelajaran di sekolah.

Melansir situs Nidirect UK, Anda bahkan sudah bisa mengajarkan berhitung sejak si kecil belajar berjalan.

Anda bisa mulai dengan menghitung langkah atau anak tangga satu per satu.

Meskipun ia belum bisa berbicara, cara ini sudah bisa melatih otaknya untuk mengenal konsep bilangan.

2. Ajarkan tentang apa itu lebih banyak dan lebih sedikit

Seiring perkembangan otak anak, Anda bisa mulai cara mengajarkan konsep jumlah benda yaitu “lebih banyak” dan “lebih sedikit”.

Misalnya dengan menaruh 3 keping biskuit di sebuah wadah dan 1 keping biskuit di wadah lainnya. Lalu, mintalah anak menunjukkan yang mana wadah yang isinya lebih banyak.

3. Mengurutkan ukuran benda

Setelah ia memahami konsep “lebih banyak” dan “lebih sedikit”, cobalah cara mengajari anak berhitung dengan mengurutkan ukuran benda-benda.

Misalnya, ada tiga buah mobil yang bentuknya sama tetapi ukurannya berbeda-beda. Mintalah si kecil menjejerkannya di meja mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil.

4. Menghitung dengan jari-jari tangan

Mulailah mengajarkan anak angka-angka kecil terlebih dahulu yang bisa dihitung dengan jari. Ajari ia urutan bilangan mulai dari 1 sampai 10 sambil mengacungkan jarinya.

Satu jari akan mewakili satu angka. Menghitung dengan jari dapat dikerjakan di mana saja dan sehingga mudah untuk dilatih setiap hari.

Anda bisa mengulang-ulang pelajaran ini sampai anak mahir dan bisa menghafal urutan angka dengan benar.

5. Menghitung benda-benda yang serupa

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan saat mengajari anak berhitung adalah dengan menjumlahkan benda-benda.

Mulailah dengan benda-benda yang bentuk dan ukurannya sama seperti koin, biji sempoa, manik besar, kancing baju, kubus-kubus kecil, dan sebagainya.

Ajarkan ia menghitung satu per satu benda-benda tersebut sambil memasukkannya ke dalam wadah atau memberikannya kepada Anda.

6. Menghitung benda-benda di sekitar

Setelah anak mulai memahami konsep bilangan menggunakan benda yang bentuknya sama, cobalah menghitung benda-benda sejenis yang ada di sekitar.

Contohnya mainan, buku tulis, krayon, dan sebagainya.

Minta si kecil menghitung berapa mainan yang ia punya dengan menunjuk atau memindahkannya satu per satu.

7. Menghitung garis-garis di buku tulis

Selain menggunakan benda-benda, cara lain yang bisa Anda lakukan dalam mengajari anak berhitung adalah dengan menuliskan garis-garis di atas kertas atau permukaan lainnya.

Buatlah coretan garis-garis pendek sambil menghitung. Dengan begitu, anak bisa tahu bahwa satu garis mewakili satu hitungan.

Bila anak sudah bisa memegang alat tulis, mintalah ia membuat garis-garis sendiri sambil menghitungnya satu per satu.

8. Mencocokkan benda dengan simbol angka

Selanjutnya, Anda bisa mulai mencocokkan benda-benda dengan simbol angka menggunakan flashcard.

Taruh kartu angka “1” di bawah benda yang berjumlah satu. Lalu taruh kartu angka “2” di bawah benda yang jumlahnya dua.

Uji pemahaman anak dengan memintanya menaruh kartu tersebut di bawah benda yang jumlahnya sesuai.

9. Belajar berhitung sambil bernyanyi

Agar pelajaran berhitung menjadi lebih menyenangkan, pastikan Anda menyisipkan hal-hal yang anak sukai seperti musik dan nyanyian.

Anda bisa menyanyikan lagu-lagu yang menyebutkan bilangan seperti “dua mata saya, hidung saya satu.”

Lalu mintalah si kecil menunjuk mata dan hidung sambil menghitungnya.

10. Bermain mencari angka di sekitar

Cara lain yang bisa Anda coba saat mengajari anak berhitung adalah dengan bermain mencari angka yang tersembunyi.

Permainan ini bisa Anda lakukan bila anak sudah mengenal simbol-simbol angka.

Caranya dengan menyebutkan angka-angka tertentu lalu meminta si kecil mencarinya di tempat-tempat seperti jam dinding, kalender, atau plat mobil.

11. Mengajari urutan bilangan

Bila anak sudah mengenal urutan bilangan secara verbal, cara selanjutnya yaitu mengajari anak berhitung menggunakan simbol angka.

Ini bisa Anda lakukan jika si kecil sudah mengenali angka berupa tulisan.

Gunakan kartu-kartu angka sebagai bahan ajar, lalu mintalah anak mengurutkan kartu-kartu tersebut mulai dari yang terkecil sampai terbesar.

Selanjutnya, cobalah ajari anak menulis angka 1 sampai 10 di buku tulis.

12. Belajar penjumlahan dengan benda-benda

Memasuki sekolah dasar, biasanya anak sudah memperoleh pelajaran penjumlahan.

Hal ini tentunya akan lebih rumit bila hanya menggunakan tulisan angka di buku.

Oleh sebab itu, saat membantu anak mengerjakan PR di rumah, cobalah ajarkan konsep penjumlahan menggunakan benda-benda di sekitar.

Misalnya, untuk mengajarkan 2+3, Anda bisa memasukkan 2 buah kancing ke dalam wadah, lalu menambahkan 3 kancing lagi.

Selanjutnya, mintalah anak menghitung jumlahnya.

13. Bermain game menghitung

Selain menggunakan benda-benda di sekitar, cara mengajari anak berhitung juga bisa dilakukan melalui game edukasi di smartphone atau tablet.

Pastikan Anda mengunduh game kategori ramah anak dan sudah disetujui penggunaannya dalam belajar.

Ini bisa menjadi cara yang anak sukai dalam belajar menghitung.

Namun, pastikan Anda membatasi penggunaan smartphone agar anak tidak kecanduan gadget, ya!

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengajarkan anak berhitung

Semakin dini Anda mempersiapkan anak untuk mahir berhitung, semakin mudah ia beradaptasi dengan pelajaran sekolah nantinya.

Namun, apapun cara yang Anda lakukan dalam mengajari anak berhitung, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut:
  • Hindari memaksakan anak belajar berhitung apabila anak belum siap, agar anak tidak menjadi stres dan trauma.
  • Hindari langsung memperkenalkan angka-angka di buku, misal angka “1”, “2”, dan seterusnya karena angka itu bersifat abstrak sehingga lebih sulit dipahami.
  • Mulailah mengajarkan berhitung menggunakan jari tangan atau benda-benda di sekitar terlebih dahulu.
  • Lakukan dengan cara-cara yang menyenangkan dan dalam durasi waktu yang tidak terlalu lama agar energi anak tidak banyak terkuras.
Intinya, ajak anak belajar berhitung dengan cara yang mudah dan sederhana dahulu.